Bedah Tuntas Kombinasi & Perbedaannya dengan Permutasi (Materi Kaidah Pencacahan Part 2)

Jika di artikel sebelumnya kita belajar bahwa "Urutan itu Penting" (Permutasi), sekarang kita masuk ke dunia yang lebih santai: Kombinasi. Di sini, urutan AB dianggap sama dengan BA. Cocok untuk kasus memilih tim, mencampur warna cat, atau mengambil lauk makan siang.


A. Latihan Lagi: Permutasi (Urutan Penting)

Review Singkat:
Sebelum masuk ke Kombinasi, pastikan kamu masih ingat Permutasi. Ciri utamanya: Ada jabatan (Ketua/Sekretaris), peringkat (Juara 1/2), atau posisi angka (78 beda dengan 87).

1. Membuat Plat Nomor

Soal:
Akan dibuat plat nomor yang terdiri dari 2 angka berbeda dari angka 7, 8, dan 9. Sebutkan dan hitung banyaknya!

  1. 3
  2. 5
  3. 6
  4. 9
  5. 12

Jawaban: C (6)

Analisis Mendalam:
Plat nomor "78" jelas berbeda dengan "87". Karena urutan dibedakan, ini adalah Permutasi.

Cara Slot (Filling Slots):
• Angka Depan: Ada 3 pilihan (7, 8, 9).
• Angka Belakang: Sisa 2 pilihan.
Total = 3 × 2 = 6 susunan.

2. Juara Lomba Pidato

Soal:
Dari 7 peserta lomba pidato, akan ditentukan Juara I, Juara II, dan Juara Harapan. Berapa banyak kemungkinan susunan pemenang?

  1. 35
  2. 120
  3. 210
  4. 343
  5. 840

Jawaban: C (210)

Analisis Mendalam:
Ada status "Juara". Si A juara 1 tentu beda rasanya dengan si A juara Harapan. Urutan penting = Permutasi.

Hitungan:
(Juara I) × (Juara II) × (Juara Harapan)
= 7 × 6 × 5 = 210 kemungkinan.

3. Memilih Ketua dan Sekretaris

Soal:
Dari 5 siswa akan dipilih Ketua dan Sekretaris. Banyak cara memilih adalah...

  1. 10
  2. 15
  3. 20
  4. 25
  5. 60

Jawaban: C (20)

Analisis Mendalam:
Jabatan spesifik (Ketua & Sekretaris) menandakan urutan diperhatikan.

Cara:
5 (calon ketua) × 4 (calon sekretaris) = 20 cara.

B. Masuk ke Kombinasi (Tim & Kelompok)

Konsep Kunci (Kombinasi):
Gunakan rumus Kombinasi (C) jika urutan TIDAK diperhatikan.
Contoh: Memilih 2 orang untuk mewakili kelompok. (Tim A&B sama saja dengan Tim B&A).
Rumus Cepat (nCk): Hitung mundur angka atas sebanyak k, lalu bagi dengan faktorial k.

4. Perwakilan Kelompok Belajar

Soal:
Dari 4 siswa (A, B, C, D), akan dipilih 2 orang untuk mewakili kelompok belajar. Berapa banyak pasang tim yang mungkin?

  1. 4
  2. 6
  3. 8
  4. 12
  5. 16

Jawaban: B (6)

Analisis Mendalam:
Apakah "Tim AB" beda dengan "Tim BA"? Tidak, orangnya sama. Maka ini Kombinasi.

Hitungan (4C2):
Ambil 2 angka mundur dari 4: 4 × 3
Bagi dengan 2 faktorial: 2 × 1
Hasil = (12) / 2 = 6 pasang.

5. Tim Lomba Cerdas Cermat

Soal:
Dari 8 siswa berprestasi, sekolah hanya akan memilih 2 siswa untuk dikirim mengikuti lomba cerdas cermat sebagai satu tim. Berapa banyak cara memilihnya?

  1. 16
  2. 28
  3. 36
  4. 56
  5. 64

Jawaban: B (28)

Analisis Mendalam:
Kata kuncinya: "sebagai satu tim". Tidak ada jabatan ketua/anggota, semua setara. Gunakan Kombinasi 8C2.

Hitungan:
Atas: 8 × 7 (Mundur 2 langkah)
Bawah: 2 × 1
= 56 / 2 = 28 cara.

C. Kombinasi Benda & Makanan

6. Menghias Kado dengan Pita

Soal:
Siska memiliki 4 warna pita berbeda. Ia ingin menggunakan 2 warna pita untuk menghias kado. Berapa banyak pasangan warna yang bisa ia gunakan?

  1. 4
  2. 6
  3. 8
  4. 10
  5. 12

Jawaban: B (6)

Analisis Mendalam:
Memilih "Merah & Biru" sama saja dengan "Biru & Merah" untuk hiasan kado. Urutan tidak pengaruh.

Hitung 4C2:
= (4 × 3) / (2 × 1)
= 12 / 2 = 6 pasangan warna.

7. Kombinasi Rasa Donat

Soal:
Di sebuah toko ada 5 rasa donat. Ibu ingin membeli 2 donat dengan rasa yang berbeda. Berapa banyak kombinasi rasa yang bisa ibu pilih?

  1. 5
  2. 10
  3. 15
  4. 20
  5. 25

Jawaban: B (10)

Analisis Mendalam:
Ibu membeli Coklat dan Keju, sama saja dengan membeli Keju dan Coklat. Kantong belanjanya sama.

Hitung 5C2:
= (5 × 4) / (2 × 1)
= 20 / 2 = 10 kombinasi.

8. Memilih Lauk di Warung

Soal:
Sebuah warung menyediakan 5 jenis lauk. Jika seorang pelanggan ingin membeli 3 jenis lauk sekaligus dalam satu bungkus, berapa banyak kombinasi lauk yang bisa dipilih?

  1. 5
  2. 10
  3. 15
  4. 20
  5. 60

Jawaban: B (10)

Analisis Mendalam:
Lauk dicampur dalam satu bungkus, urutan masuk tidak penting. Gunakan Kombinasi 5C3.

Trik Hemat Hitung:
Memilih 3 dari 5 (5C3) itu hasilnya SAMA dengan membuang 2 dari 5 (5C2).
5C3 = 5C2.
= (5 × 4) / (2 × 1)
= 20 / 2 = 10 cara.

D. Kombinasi Warna & Objek Acak

9. Mencampur Warna Cat

Soal:
Seorang pelukis memiliki 3 warna dasar (Merah, Kuning, Biru). Jika ia mencampurkan 2 warna dengan porsi yang sama, berapa banyak warna baru yang bisa dihasilkan?

  1. 2
  2. 3
  3. 4
  4. 5
  5. 6

Jawaban: B (3)

Analisis Mendalam:
Pencampuran cat adalah contoh klasik Kombinasi. Merah+Kuning hasilnya sama dengan Kuning+Merah (Oranye).

Hitung 3C2:
= (3 × 2) / (2 × 1)
= 6 / 2 = 3 warna baru.
(Warna barunya: Oranye, Ungu, Hijau).

10. Mengambil Bola Sekaligus

Soal:
Dalam kantong ada 4 bola (Merah, Hijau, Kuning, Putih). Jika diambil 2 bola sekaligus secara acak, berapa banyak pasangan warna yang mungkin muncul?

  1. 4
  2. 6
  3. 8
  4. 10
  5. 12

Jawaban: B (6)

Analisis Mendalam:
Kata kuncinya: "Diambil Sekaligus". Ini berarti urutan tidak ada (Kombinasi).

Hitung 4C2:
= (4 × 3) / (2 × 1)
= 12 / 2 = 6 kemungkinan pasangan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top